Ketakjubanku

“Love is a sweet torment” – Habiburrahman El Shirazy

Sungguh sebuah pertemuan yang ‘menakjubkan’..

Saat itu, sebenarnya gak ada maksud sama sekali saya datang ke acara itu, selain untuk “berjejaring menyulam rindu” pada temen-temen sekaligus jadi arena silaturrahmi soalnya emang sudah lama banget nggak ketemu ma temen-temen Fosma, sore itu Jogja agak mendung -emang akhir-akhir ini Jogja rasanya mendung-mendung mulu ya?- tapi bukan jadi alesan buat saya untuk ngebatalin acara briefing itu

naek motor dari kos, nekad-nekadan aja walopun mendung sudah menanti untuk mengguyur Jogja, brumm..agak ngebut dikit dah..alhamdulillah sampe PP ESQ blom ujan

abis itu masuk deh ke ruang PP ESQ, ketemu ma temen-temen dan mas-mas ‘n mbak-mbak pengurus, langsung salam semut, ‘n abis itu Mas Udin bilang “Yuk kita briefing di ruang sebelah aja”, oke then we move

di situ saya banyak melihat muka-muka baru, diantaranya seorang gadis bernama Bunga -bukan nama sebenarnya-, mukanya kliatan familiar, walopun saya lupa sama sekali pernah ketemu apa nggak sama dia, saya terpana sesaat saat melihatnya, dan tiba-tiba…dia tersenyum simpul, sumpah saya “DeGG”..Damn sapa ni orang??!! bis tu wajarlah sebagai seorang lelaki saya jadi bertanya-tanya dan tanpa basa-basi langsung mencari target untuk menanyakan siapa gadis elok cantik jelita nan rupawan yang barusan give me a smile..

tapi ternyata kurang banyak yang tau tentang si Bunga..

oke..i’ll do it myself

Tapi memang “untung tak bisa diraih dan malang tak bisa ditolak”, di beberapa hari setelah itu, tepatnya H-1 training ternyata saya dah dapet beberapa info tentang si ‘Neng’..walopun cuma namanya aja siy ;P

Nah baru pas hari H, akhirnya saya memberanikan diri untuk menghampirinya..dan ternyata orangnya asik banget, dan anehnya dy juga serasa familiar dengan wajah saya,

“koq wajahmu familir ya ry, kliatannya pernah lihat dimana gitu”..

“Ah masa’ kamu kliatannya juga familiar, apa kita pernah ketemu dimana gitu ya?”

kemudian pembicaraan berlanjut dengan sangat hangat dan menyenangkan, dan saya menemukan sebuah kesan yang sangat menarik dalam dirinya, sebuah pribadi yang ramah, menyenangkan aah pokoke sipp tenan rek..;)

akhirnya karena dada ini mw meledak saking penasarannya..nekad-nekadan aja saya minta nomor Hapenya, ‘n lagi-lagi -Sembah sujud dan puji syukur hanya milikNya- saya diberikan kemudahan, dan akhirnya kata-kata dalam hati ini mulai terangkai dalam sebuah kiriman sms, yang kadang-kadang amat sangat menegangkan saat menantinya..

Duh ALLAH..apa ini yang orang-orang itu sebut dengan ‘ketakjuban’?

apabila Ya, biarlah aku menikmati ‘ketakjuban’ku ini, walaupun kadang menusuk-nusuk pikiran dan hatiku..

because it is a sweet torment..

Advertisements

satu poin yang berharga

PerSIS SOLO 0 – 0 PSIM Jogja

wah rasanya lega banget ngeliatin hasil ‘kacamata’ yang diraih oleh Laskar Sambernyawa kmren sore pas tandang ke Mandala Krida, gimana enggak?abis dibantai abis2an di papua kmren, rasanya satu poin di Jogja sedikit memberi angin segar.

‘Hebat’nya lagi, walopun dapet hadiah penalti, PSIM teteep aja gak bisa menang..padahal mereka dah didukung ribuan suporternya (yang nggak ngasi ijin Pasoepati hadir ke Jogja, dengan alesan tempatnya gak cukup), blocking sempurna dari Wahyu bener2 bikin ribuan Brajamusti nangis, lengkap dah penderitaan PSIM di dasar klasemen sementara wilayah timur..

Nah, dengan satu poin kmren, setidaknya PerSIS bisa menata kembali kepercayaan dirinya, sebelum menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya, yang jelas bakalan jauh lebih berat daripada yang udah2..

PerSIS harus lebih siap tentunya, buat sapu bersih 3 poin di kandang, biar tujuan lolos ke Liga Super tahun depan bener-bener jadi kenyataan..

“It is easy to be a nice guy

follow me..follow Pasoepati”

cuma lagi bosen

hmmff..rasanya satu minggu ni dah gw lewatin dengan cara yang ‘hambar’ banget, les, makan, pulang kos, teng-teng crit (tenguk-tenguk crita) udah. rasanya gak beda jauh ma yang kmren2, huff gak tau neh knapa akhir-akhir ni jadi maless mw ngapa2in, walopun sbenernya banyak banget yang pengen (dan harus) dikerjain, tapi gak tau kenapa akhirnya cuma jadi duduk2 d depan kamar sambil nge-BLACK (istilahnya joji).

patah semangat?gak juga..hilang semangat?jangan sampe dah..lesu? sebenarnya ndak juga..

so..watsrong?

mungkin cuma bosan…tapi dalam tahap yang cukup membahayakan, karena hari-hari yang sekarang cenderung stagnan dan statis, kerjaan juga itu-itu aja, aahh aku bosaaaannn..sh*t

trus gimana ya enaknya?

mungkin perlu refreshing, kemanaaa gitu..or ngapain gitu..biar ndak gitu2 doank hidupnya, cari temen baru, kegiatan baru, sambilan baru..

biar nggak gini-gini aja..

ah sudahlah..cepat atau lambat, hari bahagia itu pasti datang…

Semoga…

The ReDs of SOLO

abang-abang iku dudu setan
pasoepati edan tapi mapan
kaos abang sing duwe Manahan
Wong Solo sing terkenal sopan….”

kmren rasanya semua rindu itu terobati, penantian panjang selama 40 tahun akhirnya terbayar lunas

Ya kembalinya Laskar Sambernyawa ke kasta tertinggi persepakbolaan Indonesia telah lama dirindukan dan dinantikan oleh segenap warga Solo, tim bond kebanggaan warga Solo yang sudah berpuluh-puluh tahun berkubang di divisi satu dan dua akhirnya kembali ke kasta sebenarnya, Divisi utama

Pesta kembalinya si merah ke divisi utama bertepatan dengan ulang tahun Pasoepati yang ke-7, hampir 25,000 suporter yang tergabung dalam PAsoepati memenuhi semua space di Manahan, pemandangan yang sudah lamaaa sekali tidak terlihat.

dan kami kembali bernyanyi, berjingkrak menyuarakan dukungan total untuk PerSis, yang akhirnya terbayar dengan kemenangan PerSis lewat gol tunggal GreG Nwokolo.

aku bener2 sudah lupa kapan terakhir nonton di tribun suporter, tapi pengalaman kmren tuh bener2 nendang dah..sumpah seru banget, kami nyanyi bareng, lompat2 bareng, pelukan (entah sama sapa?) kalo pas Gol, misuh2 kalo pas wasit curang, makan bareng pas break half-time..wah asiiiik lah pokoke..

Makanya, jangan cuma bisa nonton di TV, Rasakan atmosfer sebenarnya di lapangan

Welcome to Solo..Welcome to Manahan..Experience It Live!!!

“Laskare..Laskare Pasoepati..idolaku gagah simpati
Tunjukkan Prestasimu..libaslah musuhmu..PerSIS SOLO aku neng mburimu”

Serie-A is dead?!

“Riset majalah ini menuliskan bahwa sepanjang musim 2006/2007 ini rata-rata penonton baru 19.361 orang, ini adalah angka terendah dalam 40 tahun terakhir, Uniknya, rata-rata penonton ini menyusut hingga sekitar 10 ribu orang dibandingkan dengan pada 10 pertandingan awal Serie-A satu dekade lalu. Tak heran mengapa hingar bingar penonton kian sirna dari bangku penonton di setiap laga Serie-A terus mengalami penurunan”
BOLA-Vaganza No. 62 edisi Desember 2006

Ya, musim 2006/2007 ini dapat dikatakan sebagai titik nadir perkembangan salah satu liga (yang dulunya) dianggap sebagai liga terbaik di dunia, minimnya persaingan antar klub, menurunnya jumlah penonton yang hadir ke stadion, dan tentunya dominasi total dari satu klub saja.
Kalo mau diurutin, ini adalah salah satu efek dari calciopoli, kasus paling memalukan dalam sejarah perkembangan sepakbola Italia, yang sudah bikin Liga Italia kehilangan sentuhan magisnya, liat aja dari hukuman yang diberikan terhadap tim-tim, ada yang terkena pengurangan poin, namun ada juga yang harus rela diturunkan ke Serie-B
Dominasi Inter dalam musim 2006/2007 serta menukiknya prestasi tim penuh tradisi sekelas AC Milan benar-benar membuat musim kali ini menjadi sangat membosankan, lesunya gairah di bursa transfer, dan meningkatnya popularitas liga-liga saingan seperti Premiership dan La Liga menambah keterpurukan Serie-A yang dulunya selalu dijadikan acuan dalam perkembangan liga-liga dunia lainnya, salah satu faktor utama dalam kemunduran ini adalah terdegradasinya salah satu tim langganan juara Serie-A yaitu Juventus
Hilangnya Si Nyonya Besar dari persaingan Serie-A benar-benar mengurangi atmosfer persaingan di Serie-A, di sisi lain, jumlah penonton dan tingkat persaingan di Serie-B menjadi memanas, menurut riset, antusiasme penonton di Serie-B meningkat secara signifikan, membeludaknya jumlah penonton tuan rumah saat tim kesayangan mereka tampil menghadapi Juventus dapat dilihat sebagai bukti memanasnya Serie-B, karena mungkin tidak setiap musim mereka dapat melihat permainan Del Piero dkk di stadion kebanggaan mereka
Milan kehilangan rival terberat mereka dan Inter melenggang tanpa lawan (walaupun mereka akan ‘merindukan’ Derby d’Italia yang kini tinggal sejarah), dan mendominasi penuh musim ini, sangat disayangkan ‘pesaing-pesaing’ seperti Roma dan Lazio ternyata tidak bisa berbuat banyak selain menjadi pecundang (lagi). Musim ini juga menjadi arena kebangkitan tim-tim medioker yang pada tahun-tahun terdahulu hanya bisa menjadi pecundang Juve, Milan maupun Inter.
Tak bisa dipungkiri, terlepas dari segala ‘konspirasi’ yang mungkin terjadi dalam kasus calciopoli, pengaruh dari absennya tim dengan jumlah fans terbesar di Italia ini benar-benar membuat perbedaan besar di Serie-A.
Apakah musim depan Liga Italia akan kembali semarak dengan Squadra Bianconeri?! Mari kita tunggu..

Nasib Timnas Kita

Permainan fantastis timnas senior Indonesia saat berlaga di partai menentukan melawan Singapura ternyata tidak berarti apa-apa, skor imbang 2-2 di akhir pertandingan kembali memupuskan harapan para pendukung sepakbola di negeri ini untuk menjuarai piala AFF, lemahnya semangat juang dan rendahnya konsentrasi para pemain pada 2 pertandingan sebelumnya ditengarai sebagai penyebab ketidaklolosan tim merah putih ke laga selanjutnya, Namun mengapa selalu demikian?
Para pemain kita sudah terlanjur besar kepala saat menghadapi Laos, sejarah 6-0 di Piala Tiger 2004 membuat mereka berpikir Laos adalah lawan mudah untuk ‘dibantai’, kenyataannya? justru Indonesia dipermalukan duluan lewat gol serangan balik yang membobol perangkap offside yang gagal diterapkan anak-anak asuhan Peter Withe – yang skema 4-4-2-nya – masih mengkhawatirkan, meskipun pada akhirnya membalikkan keadaan melalui Saktiawan Sinaga dan 2 gol dari Atep, pertandingan yang harusnya dapat dimenangi timnas dengan selisih gol yang besar ternyata harus berakhir dengan skor hanya 3-1
Begitu juga pada pertandingan melawan Vietnam, Kita harus menunggu hingga menit ke-90 untuk memastikan timnas terhindar dari kekalahan, timnas seharusnya dapat belajar dari pertandingan sebelumnya. Rasa puas diri telah membuat timnas kehilangan gairah untuk MeNaNg, sangat disayangkan pelatih asing yang telah dibayar mahal itu hanya bisa mengingat kisah suksesnya dengan timnas Thailand beberapa tahun terdahulu, tanpa pernah bisa mengulanginya di Indonesia, berbagai alasan seputar Indonesia, mulai dari rendahnya kualitas pemain, buruknya pengelolaan kompetisi dan minimnya disiplin kembali diusung untuk menjadi kambing hitam, yang sayangnya (kali) ini sudah cukup membuat kita muak.
PSSI sudah sepantasnya mengambil langkah tegas terhadap pelatih yang tidak bisa mengangkat prestasi timnas – setelah semua hal yang telah diberikan PSSI kepadanya – dan mulai belajar dari kesalahan-kesalahan yang ada untuk selanjutnya bersikap lebih tegas dan jelas
Proyek-proyek instan macam timnas U-23 yang telah menghabiskan miliaran rupiah ternyata juga tidak berdampak signifikan kepada peningkatan prestasi, harusnya ada pertanggungjawaban kemana larinya uang sebanyak itu, yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk membenahi kualitas kompetisi atau membenahi sektor-sektor penting lainnya,
Kalau tidak segera dibenahi, mungkin kita masih harus menunggu lebih lama (lagi) untuk munculnya prestasi persepakbolaan Indonesia.

Yaah..lagi-lagi kita hanya bisa bermimpi, setidaknya hingga saat ini

Dubai Rock City!!

Gila…!!!
Wow..Welcome to Dubai, kota dengan semua ke’gila’annya yang gak pernah terpikirkan sedikit pun
DuBai 170 km dari abu Dhabi, tp cm 1,5 jam klo naek mobil, ya terang aja karena orang bawa mobil dsni kaya orang maen NFS di PS [Gila no.1]
PertAma masuk langsuNg disambuT ma InterNet City, jadi tu tempat ngumpulnya perusahaan2 IT kelas dunia, ada gedungnya ORACle, CISCO, SUN, IBM dan tentu saja Microsoft, mana gedung2nya sendiri-sendiri..gede-gede pula..
bis tu Kliatan Burj Al ARab, ni salah satu hotel termahal yang ada di dunia, bayangin per malemnya rata-rata 6.000 USD yang kamar paling mahalnya 10.000 USD, tapi memang Kuuaaalllliiitttaaaassss!
ni hotel punya private beach, helipad sendiri, dan yang lebih gilanya tempatnya tuh menjorok sendiri ke luar, jadi kaya semacam teluk buatan gitu [Gila no.2]
then we goes on Mall of the Emirates, salah satu mall terbesar di dunia, yang gilanya dsitu ada yang namanya SKI Dubai, jadi tempat gede banget yang isinya tuh salju (asli mo nangis pas liat, kya ngimpi megang salju), sama tempat buat maen Ski, ada patung2 buatan gitu jg (Yang bikin gila, ni ada di dalem Mall, yang jelas-jelas Mall itu di timur tengah, yang jelas-jelas full of desert)..gak tau dah gimana caranya bawa salju sebanyak itu ke dalam Mall [Gila no.3]
Blom cukup itu, bis tu masih ada 3 Palm di pinggir pantai, jadi palm tuh kaya pulau buatan yang berbentuk phon palem, jadi dy ambil tanah ke laut bwt dibikin pulau buatan, yaa jelas lah kebayang kan mahalnya beli apartemen dsna..tp dnger2 david beckham dah punya satu dsna..hehehe kadang memang kekayaan orang melampaui batas normal [Gila no.4]
the Last, di Dubai ada yang namanya Burj Dubai (will be the tallest building in world), tp blom jadi seh skrg, baru dapet 50 lantai katanya [mang mw sampe berpa lantai??] [Gila no.5]

tAu deh..kadang2 bingung mw deskripsiin pake kata apa tentang neh kota

Ahh..Dubai memang gila..