Category: Rada Mikir

Hidupku yang (lagi) aneh

akhir-akhir ini hidup saya jadi agak aneh..

semuanya berjalan dengan sangat tidak teratur, mulai dari pola tidur dulu deh, gara-gara efek Euro2008 yang lagi booming 2 mingguan ini, saya jadi pegadang yang setia, walaupun sebenarnya tujuan utama ya cuma nonton Italia, tapi karena sok idealis nggak mw ketinggalan update berita ala pecandu bola, akhirnya saya juga ngikutin permainan tim-tim lainnya, mulai dari nonton tim-tim semenjana macam Polandia dan Yunani, sampe melek pas Italia maen, yang berujung efek negatif hehehe..kemaren gara-gara kelewat emosi nonton dua pertandingan nempe Italia (pas dihajar kumpeni oranje sama maen lawan drakula ompong dari bukarest), di pertandingan terakhir Italia di Grup C (Lawan Perancis), saya bener-bener mempersiapkan diri, mulai dari ikutan nyanyi national anthem-nya Italia (plus sok tau padahal ngga’ apal 😛 ) sampe niat banget bikin kopi Aceh panas seguci gelas penuh, nah! pas mulai pertandingan aja saya udah ikutan tereak-tereak bak nonton langsung di stadion, ngakak plus hepi bener liat Abidal di-espulso, lompat-lompat histeris pas penaltinya Pirlo masuk, juga misuh-misuh plus deg-degan liat Benzema ngilik-ngilik bek-bek Italia, tapi akhirnya bertepuk tangan bangga pas skor akhir 2-0, nggak lupa sms2an sama Jojie yang jug setia mendukung Azzurrii..eia, ternyata kejadian kemenangan Italia ini cukup mengganggu rekan-rekan se-kos saya yang jadi keganggu nggak bisa tidur nyenyak malem itu hehehe ya maap..piss bro!

Hasilnya? seneng sih..tapi (more…)

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya

Beberapa waktu yang lalu, saya ikutan talkshow-nya Andrea Hirata di MPBookPoint, acaranya sudah direncanakan sejak lama, dan as u know magnet Andrea memang dahsyat

walopun kalo sesuai jadwal acara harusnya mulai jam 7, tapi ternyata dari mulai jam 5 orang-orang udah mulai berbondong-bondong dateng kesana, hehehe walopun konsepnya lesehan (karena keterbatasan tempat juga siih) tapi orang-orang tetep aja dateng rame-rame, hmm kalo sesuai list yang udah disiapin MP, orang yang hadir harusnya sekitar 300an orang, tapi kenyataannya masyaolooh rame banget boi, macem-macem, dari yang legal karena punya tiket, sampe yang ngotot masuk walopun ndak punya tiket, alesannya pun macem-macem, ada yang ngaku utusan LSM, ngaku kenalannya owner MP, mpe yang paling lucu ada yang baru tau kalo masuknya pake tiket hehehe..

awalnya acara dibuka oleh grup band etnik SAKSAKE, lumayan menghibur untuk nemenin orang-orang yang udah boring nungguin si Ikal yang nggak dateng-dateng, abis itu ada dialog bareng penulis-penulis baru yang lagi booming (sayangnya saya lupa namanya 😛 ), dialognya ngomongin tentang pentingnya menulis, ada satu hal yang saya catat disini, bahwa memang sekarang ini adalah awal-awal kebangkitan sastra di Indonesia, memang sudah saatnya sastra di Indonesia mulai mengubah arah, dari sastra madzhab selangkangan model ayu utami, djenar dkk ke arah sastra edukatif dan kritis, pun pembaca sudah mulai jengah dengan aksi tulisan vulgar yang mengumbar imajinasi seksual, dan mulai melirik buku-buku yang lebih beradab dan berpelajaran

okay, back to Ikal, setelah dialog ttg sastra vagina vs sastra edukatif itu selesai, akhirnya talkshow yang ditunggu-tunggu itu pun tiba..jreengggg..jreenngg..datang lah si Ikal yang tetraloginya sudah banyak menginspirasi pembacanya itu

dan semua pandangan pun tertuju padanya..

Ikal memulai kisahnya dengan bercerita bahwa talkshow di MP itu adalah talkshownya yang ke 173 dalam rangkaian promo Laskar Pelangi

“Saya sudah 173 kali bercerita tentang Laskar Pelangi, betapa membosankannya” – hahahaha..

hehehe..luar biasa efek buku yang awalnya tanpa rencana akan diterbitkan itu, kumpulan kisah yang pada awalnya hanya ditujukan untuk sang Ibunda guru Muslimah, kini benar-benar melontarkan Andrea Hirata ke puncak kesuksesan

Namun (more…)

In PAS We trust

ni bukan mau ikut-ikutan temen-temen Punk yang punya tema InPunkWeTrust, cuman lagi keinget aja sama tulisan di kaos salah satu temen crew PAS Band yang kemaren ikutan ribet ngurusin konser di terminal bus Sukoharjo

ngomong-ngomong soal PAS band, saya sebenernya harus berterimakasih pada (more…)

But they don’t know what it means!!

“…He’s the one who likes all the pretty songs
And he likes to sing along
And he likes to shoot his gun
But he knows not what it means
He knows not what it means!! 
He knows not what it means!!
He knows not what it means!!
And I say aahh…”

Ada yang tau lagu siapa di atas? beberapa hari ini saya lagi seneng-senengnya ngedengerin lagi lagu-lagunya band yang nyanyiin lagu di atas, sambil mengenang kembali betapa berartinya lirik-lirik lagu tersebut bagi saya

Lirik di atas adalah potongan dari lagu yang judulnya In Bloom, salah satu lagu di album legendaris nirvana NeverMind. Sebenernya lagu di atas bukan salah satu lagu favorit di album tersebut, masih kalah populer lah kalo dibandingin sama Smells Like Teen Spirits, Come As You Are atau Lithium, tapi ada hal menarik yang pengen saya bahas tentang lagu di atas.

Penjualan album Nevermind yang meledak di pasaran bener-bener mengubah hidup trio Seattle ini, yang bikin mereka terkenal setengah mati saat itu, hingar bingar musik glamour-Rock saat itu yang dipimpin oleh Guns n Roses serta merta diguncang oleh gaya gembel anak-anak Seattle yang mainin musik seperti ala kadarnya, gaya gondrong glamour khas Rock tiba-tiba diganti oleh setelan gembel dan musik grunge Nirvana, dan dunia pun terperangah.

Tetapi sayangnya kepopuleran itu tidak membuat Nirvana, terutama Kurt Cobain jadi bahagia, bahkan sebaliknya, culture-shock yang dialami Cobain membuatnya depresi, kepopuleran yang mendadak itu membuatnya kehilangan kendali, dia kecewa dengan para fansnya yang ‘hanya’ mampu ikut ikutan bernyanyi dan berjingkrak
 

 “…He’s the one who likes all the pretty songs
And he likes to sing along
And he likes to shoot his gun”

Tanpa mengerti apa maksud di balik lagu-lagu mereka
 

“But he knows not what it means
He knows not what it means!!”

Lirik Nirvana yang kebanyakan sulit dimengerti membuat fans lebih memikirkan berjingkrak saja tanpa mencoba memahami apa arti lagu, dengan musik yang penuh energi semacam itu sepertinya sudah tidak penting lagi untuk memahami makna di balik itu.

Padahal kebanyakan lirik absurd Cobain itu penuh dengan arti, bahkan pada suatu konsernya Cobain pernah berdandan seperti wanita sebagai bentuk protesnya terhadap kaum gay. Di saat lain, dia menuliskan kepedihannya terjangkit narkoba dalam lagu Lithium, protes terhadap perselingkuhan pada Where did you sleep last night, dan bukti cintanya pada istrinya pada Heart Shaped Box dll.

Kekecewaan jenius (atau ketidakwarasan?) Cobain itu terlukis dari hilangnya soul dari setiap penampilannya di konser-konser terakhir menjelang kematiannya, bahkan di surat terakhirnya dia mengatakan
 

“the fact is i can’t fool you, anyone of you. It isn’t simply fair to you or me, the worst crime i can think of would be a trip people off by faking it and pretending as if i having 100% fun”

Dia terpaksa berpura-pura menikmati pertunjukan itu, berpura-pura dan berpura-pura..
Hingga pada tanggal 8 April pagi di Tahun 1994, tubuhnya ditemukan tak bernyawa, dengan sebuah lubang di kepalanya, polisi mengatakan dia telah meninggal 3 hari sebelumnya.

Dan pada penghormatan terakhir Cobain, Krist Novoselic (bassist Nirvana) berkata :
Kita kenang Kurt apa adanya, perhatian, murah hati, dan baik. Mari kita kenang musiknya. Kita tidak akan pernah kehilangan lagunya. Kurt menghormati fansnya dengan kode etik yang berdasar prinsip punk-rock. Tidak ada band yang spesial, tidak ada royalti pemain, kalau kamu punya gitar dan keinginan yang kuat, mainkanlah musik apa saja dan lakukanlah sungguh-sungguh-You’re the star!, mainkanlah nada dan irama yang paling manusiawi. Musik itu sendiri. Itu yang ingin dikatakan Kurt pada kita, mainkanlah dari hatimu, dan disanalah musik akan abadi

..rest in peace Kurt..

Nirvana forever…

Berhituuung..mulai..

Hari Kamis kmren, pas banget akhir tanggal bulan Januari, di Mp ada gawe gede bertajuk StoCKOpname, jadi di toko itu semua buku dihitung ulang, dicatat raknya dimana, berapa lakunya, selanjutnya mw diapain..dsb..dsb..

Skuad lengkap Mp, hadir tepat jam 21.00 teng! bahkan bu owner dan pak owner ikut turung gunung membabat buku-buku tersebut, emang mw ngapain siy? *saya masih nggak dong*

hingga tiba saatnya (more…)

Iseng-iseng berhadiah

sudah sekitar 2 bulan ini saya part-time di mpBookPoint, diawali dari keisengan saya maen-maen kesana pas tokonya baru aja buka, abis itu ngbrol2 ma ownernya, eeeh ternyata nggak lama setelah itu saya mulai kerja disana

ngapain aja disana?

lanjutt..?

Mom’s day

“Kasih ibu kepada beta

tak terhingga sepanjang masa

hanya memberi..tak harap kembali

bagai Sang Surya menyinari dunia”

untuk para ibu di seluruh dunia, selamat hari Ibu

Cinta, dimana-mana cinta

“ku yakin cinta selalu mengerti
ku yakin cinta tak salah
ku yakin cinta saling percaya”
– d’cinnamons

Minggu ini saya namakan sebagai minggu cinta..

Di Minggu ini sungguh saya sedang mencerna beberapa kejadian yang menimpa sahabat-sahabat saya, dan semuanya itu terkait dengan satu kata : CINTA

salah satu sahabat saya, saat ini sedang menemukan kembali perasaan yang bernama cinta itu, walaupun sebenarnya secara status dia sudah memiliki seorang pacar-yang definisinya sampai saat ini masih samar-, dia seolah kembali bersemangat, menemukan kembali gairah hidup, yang sempat meredup beberapa waktu yang lalu

salahkah dia?

seperti pepatah bilang “all’s fair in love”, tidak ada yang salah, tidak satu pun hal yang menurut saya pantas dipersalahkan dari sikapnya yang kemudian terpaksa menduakan pacarnya itu tadi, hatinya mengatakan bahwa gadis ‘temuan’nya itu sukses berat menggetarkan relung-relung hati yang telah terisi, namun sebenarnya kosong

di tempat lain, ada sahabat saya yang sedang shock berat, pasalnya seketika juga ada seorang gadis yang dikaguminya tiba-tiba menyatakan perasaannya pada sahabat saya itu, bak ketiban durian runtuh, seketika itu juga jiwanya kembali hidup, wajahnya bersemukan rona-rona cinta yang bersemi, mekar indah di hati dan jiwanya

lagi-lagi cinta..

di tempat lain, ada seorang sahabat yang masih saja setia menanti seorang gadis yang tak kunjung memberikan harapan dan jawaban, hanya saja sebuah pengharapan besar dan segenap rasa masih menggunung di dada sahabat saya itu, berbekal keyakinan besar bahwa suatu saat gadis itu akan menerimanya..

apa namanya kalo bukan cinta?

dan jelas saya belajar banyak hal dari temen-temen saya ini, belajar akan makna menanti, akan makna bersabar, akan cara beryakin..

sungguh, sampai saat ini pun saya tidak mampu menjelaskan apa itu arti cinta, semakin saya berusaha menggambarkannya, semakin terkikis makna dari kata cinta itu sendiri

Aah cinta, dimana-mana cinta…