Ikatlah ilmu dengan menuliskannya

Beberapa waktu yang lalu, saya ikutan talkshow-nya Andrea Hirata di MPBookPoint, acaranya sudah direncanakan sejak lama, dan as u know magnet Andrea memang dahsyat

walopun kalo sesuai jadwal acara harusnya mulai jam 7, tapi ternyata dari mulai jam 5 orang-orang udah mulai berbondong-bondong dateng kesana, hehehe walopun konsepnya lesehan (karena keterbatasan tempat juga siih) tapi orang-orang tetep aja dateng rame-rame, hmm kalo sesuai list yang udah disiapin MP, orang yang hadir harusnya sekitar 300an orang, tapi kenyataannya masyaolooh rame banget boi, macem-macem, dari yang legal karena punya tiket, sampe yang ngotot masuk walopun ndak punya tiket, alesannya pun macem-macem, ada yang ngaku utusan LSM, ngaku kenalannya owner MP, mpe yang paling lucu ada yang baru tau kalo masuknya pake tiket hehehe..

awalnya acara dibuka oleh grup band etnik SAKSAKE, lumayan menghibur untuk nemenin orang-orang yang udah boring nungguin si Ikal yang nggak dateng-dateng, abis itu ada dialog bareng penulis-penulis baru yang lagi booming (sayangnya saya lupa namanya πŸ˜› ), dialognya ngomongin tentang pentingnya menulis, ada satu hal yang saya catat disini, bahwa memang sekarang ini adalah awal-awal kebangkitan sastra di Indonesia, memang sudah saatnya sastra di Indonesia mulai mengubah arah, dari sastra madzhab selangkangan model ayu utami, djenar dkk ke arah sastra edukatif dan kritis, pun pembaca sudah mulai jengah dengan aksi tulisan vulgar yang mengumbar imajinasi seksual, dan mulai melirik buku-buku yang lebih beradab dan berpelajaran

okay, back to Ikal, setelah dialog ttg sastra vagina vs sastra edukatif itu selesai, akhirnya talkshow yang ditunggu-tunggu itu pun tiba..jreengggg..jreenngg..datang lah si Ikal yang tetraloginya sudah banyak menginspirasi pembacanya itu

dan semua pandangan pun tertuju padanya..

Ikal memulai kisahnya dengan bercerita bahwa talkshow di MP itu adalah talkshownya yang ke 173 dalam rangkaian promo Laskar Pelangi

“Saya sudah 173 kali bercerita tentang Laskar Pelangi, betapa membosankannya” – hahahaha..

hehehe..luar biasa efek buku yang awalnya tanpa rencana akan diterbitkan itu, kumpulan kisah yang pada awalnya hanya ditujukan untuk sang Ibunda guru Muslimah, kini benar-benar melontarkan Andrea Hirata ke puncak kesuksesan

Namun anak melayu ini masih Andrea yang sama, Andrea yang membumi dan bercerita semuanya dengan nuraninya, cara berceritanya pun mengalir, persis di dalam bukunya itu, terkadang memancing tawa tergelak, kadang mengharu biru melinangkan air mata, kadang juga konyol dan menimbulkan tanda tanya, dia bercerita tentang Ikal, tentang kawan-kawan Laskar Pelanginya, tentang A Ling dan Katya serta tentang film Laskar Pelanginya yang akan rilis di triwulan akhir tahun ini, ..hingga pada suatu saat dia bercerita tentang sahabatnya, Lintang, sosok jenius nan malang itu

“Tahukah engkau kawan? tentang perbedaan antara orang pintar dan jenius itu?ijinkan lah saya bercerita tentang sahabatku Lintang,
pada suatu saat, ketika itu saya sedang kuliah di Sorbonne, saya mendengar kabar kalau ibuku tercinta sakit, ketika itu saya sedang menyelesaikan tugas Maha sulit yang diberikan oleh profesor saya, yaitu sebuah persamaan multi varian yang sangat sulit, untuk sebuah teori transfer pricing yang sedang saya pelajari, dan karena harus pulang ke Indonesia, tugas itu berikut buku teorinya pun kubawa..sampai di Belitong, saya kemudian menemui sahabatku Lintang sang kuli itu, dan kemudian saya menceritakan betapa peliknya tugas yang kumiliki itu, betapa banyak Integral yang harus kuhadapi, sempurna 4 cacing simbol integral itu kawan harus dipecahkan!!

kemudian Lintang berkata kepadaku “adakah kau bawa teori dari tugasmu ini?” kemudian kuserahkan buku tebal berisi teori-teori persamaan itu pada Lintang, dalam hatiku tertawa, mana mungkin anak kampung yang sehari-hari menjadi kuli ini mampu memahami soal dan kuliah orang S2 Sorbonne..baahh mustahill..
hingga seminggu setelah itu, Lintang menemuiku dan memberikan formula dari soal itu, aku pun tak yakin dengan pekerjaannya itu, hingga pada akhirnya ketika jawaban itu harus kuserahkan pada profesorku, jawaban itu pun kuberikan sekenanya saja, sesuai apa yang dikerjakan Lintang sahabatku itu..
hingga sampai suatu saat, Profesorku memanggilku ke ruangannya untuk mendiskusikan tentang soal itu,,
Dan profesorku berkata “Tahukah kau anak muda, soal ini seharusnya tidak mempunyai penyelesaian, tapi jawabanmu ini benar, langkah-langkah pengerjaannya pun tidak salah, dan ini jawaban ini pun benar..

(ketika Andrea menyelesaikan kalimat di atas, seluruh orang yang hadir di MpBookPoint menahan nafas saking kagumnya!!!!)

Lihat kawan..ini lah yang kumaksud dengan perbedaan antara orang pintar dan jenius, seperti yang kutuliskan di Laskar Pelangi tentang kejeniusan Lintang yang telah memahami pohon Pascal di usianya yang baru seumur jagung, Lintang, kuli kasar itu tidak kehilangan kejeniusannya sedikit pun walaupun telah bertahun-tahun hengkang dari bangku sekolah, otaknya masih secemerlang dulu..!!

Kemudian Ikal menyelesaikan show-nya malam itu dengan sebuah ungkapan

“Mengapa Laskar Pelangi bisa jadi best-seller..?hal ini bukan karena buku itu bagus dan fenomenal, tahukah kawan?pembaca di Indonesia ini adalah sleeping giant-raksasa tidur, mereka merindukan karya-karya yang mendidik dan menginspirasi mereka, cukup sudah karya-karya sastra pemacu hasrat biologis itu tertumpah, sudah saatnya mereka digantikan oleh sastra kritis dan edukatif, kawan..ketika engkau akan menulis nanti, tulislah tulisan yang mengajarkan tentang berbakti pada orang tua, tentang pentingnya akhlak mulia, tentang bagaimana menghormati guru dan para pendidik, tulislah tentang itu..supaya karyamu akan melahirkan karya yang menggugah..!!”

Ingatlah kawan..

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya – imam ‘Ali Ibn Abi Thalib

Advertisements

20 thoughts on “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya

  1. Yuhuu.. PertamaX ^^

    akhirnya si Nyamukbingung apdet juge πŸ˜€

    sik, komen sik, br baca maneh binti zeriuz je πŸ˜€

  2. Yups.. Sepakat bangeet, ikatlah ilmu dgn menuliskannya, sampaikanlah walau hanya 1 ayat, duh jd terharu bc postingan ini, jd semangat buat nulis..

    Sayang ga bs ikut kmrn liat si ikal dtg, krn saat it terbaring lemas d kos, recovery :(, tp akhirny jg cukup terhibur dgn beberapa postingan dokumentasinya dr tmn2 smua.. Makasih ya Ri ^^

  3. Hetrik skalian yak, biar skalian noraknya πŸ˜€

    laskar pelangi, subhanallah,, banyaaak bangeet hikmah d tetralogi novel ini.. Smoga film ny jg bs berkontribusi lbh banyak u/ kemajuan industri film indonesia, dan perubahan2 lain d sgala bidang hingga jd lbh baik lg..

    Bener bangeet, kita, generasi bangsa ini, benar2 haus akan karya2 yg sperti ini, smg saja ini adalah suatu pertanda bahwa bangsa ini tak lama lg akan bangkit dr sgala keterpurukannya, trutama individu generasi pemudanya.. Amiin ya Allah…

  4. aku juga dateng loh……..
    hehehe
    tapi gak ikut ke foto
    aku pake kerudung pink, di deket2 kamu ambil foto yang pertama itu
    hehehe
    aku juga fansnya andrea hirata loh…
    salam kenal….

  5. komunikatif dan inspiratif.
    Salut ^____^

    harus bilang ma Ikal nie,
    “Ikal, beberapa jam di Jogja kamu sudah membuat contagious effect. Mulanya kamu menginspirasi beberapa ratus orang di MP termasuk mas Fachry. Lalu mas Fachry mengisnpirasi beberapa ribu orang yang membaca posting ini termasuk ade’, Jazakumullah”

    Emang ya segala yang dari hati pasti akan menyentuh hati, fufufu ^______^

    Jaga hati yuk, semoga bisa selalu berbuat apapun dengan sepenuh hati.
    We Love what we do and do what we Love, aren’t we ???

  6. aaaaah semoga sajah suatu hr nanti…sy bisa jg menelurkan sebuah karya yg berguna bagi nusa bangsa…insyaAllah.. πŸ˜‰

  7. >.: Amel :.
    Aeaamiin..oia kmren si ikal juga cerita kalo casting film Laskar Pelangi ini bener-bener dah ditangani sama orang yang sama ‘gila’-nya sama si Ikal, Riri Riza dan Mira Lesmana bener-bener perfeksionis, bayangin aja..untuk casting pemeran seekor buaya aja mereka udah nyeleksi lebih dari 4 buaya dan mereka belom dapet buaya yang tepat, hehehe..trus kata si Ikal “kalo kawanku ada yang punya buaya, coba mungkin bisa diikutkan casting di film saya hehehe” πŸ˜›

    >.: Pramudianti :.
    salam kenal juga mbak..ooh ada disitu juga tah?! hehe..

    >.: Emel :.
    hehehe..kamu nggak posting siy mel, jadi lah aku yang posting.. πŸ˜›

    >.: Cherie :.
    Yuppie.. πŸ™‚

    >.: TheLoeBizz :.
    amiin..ayo semuanya bersemangat, dengan kita nge-blog pun sebenarnya kita dah berusaha buat nulis..semoga bisa menginspirasi

    >.: Joe :.
    iya joe, memang jadi pertanyaan besar tentang nasib si Lintang itu…tapi katanya semuanya akan terjawab di Maryamah Karpov..weeww..

  8. sibuk mas,, sibuk,,, liat aja weekend ntar aku nulis lagi, heheheh kangen.,… kuliah yg buat capek, ternyata… kapan hamba lulu ya Rabb?? amin amin amin,,,
    ntar aku tulis judulnya, “cinta bersemi di desa pacing” hehehehehehe

  9. wah, sayang juga neh gak ikutan nonton si Ikal ngoceh di MP.

    *

    “ada yang ngaku utusan LSM, ngaku kenalannya owner MP, mpe yang paling lucu ada yang baru tau kalo masuknya pake tiket hehehe..”

    itulah kebiasaan orang indonesia yang musti diberantas! jadi inget cerita KKN di salah satu lembaga dinas pembuat jalan, jembatan, dan gedung di sumatera sana. 😦

    * emeld said :

    β€œcinta bersemi di desa pacing”

    hoho.. ade ape ini? ade ape?

  10. .: Emeld :.
    saaah…sibuk ni yee..lagian kuliah dobel, blom Fosma, blom GeMah…fiuhhh dud..

    “cinta bersemi di desa Pacing”??? apakah ituu…???

    .: Jon Tuwir :.
    hhehe bahaya tuh Dinas Penipu Ulung…maennya koq ndak bersih gitu ya..?kebanyakan KosBus kali jon..?! πŸ˜›

    Halah..mulai menebar gosip neh ente…eia gmn proyek gadis kotagede ente..?alle juga berminat tuh..? hahahaha

  11. Penasaran pengen ketemu ma “mas” Lintang yang jenius itu..
    Tar kalo Lintang ke tempatmu aku kandani yo Ri..
    Q mo minta tanda tangan and foto bareng, buat dipamerin ke anak cucu..he..he..he..he..he..

  12. Iya salut buat Mas Ikal….karyanya yang fenomenal telah berhasil melepaskan diri dari belenggu karya sastra kita yang kebanyakan seputer percintaan hantu dan sex.

    Termasuk menginspirasi saya untuk memulai membuat tulisan… he…he…. πŸ™‚

  13. tau gitu gw ngaku-ngaku lintang waktu muda aja yahh..haha
    sayang ga bisa nonton euy..

    gw mah pengen bekpeking ke euro euy nyaingin bang ikal..
    taon depan ke lombok n bali dulu ajah ahh..

    doain kesampean yak..

    haha

    link gw dong bung..

    thx yow

  14. .:: Emeld ::.
    ssippp ditunggu..

    .:: Shafariyah ::.
    hehehe klo sampe dy dateng ke tempatku ya ta’ajakin ke Solo, ta’suruh ngajarin matematika hahaha

    .:: Erik Prabowo ::.
    betul mas..cerita hantu sudah basi..!!! kalo sex emang ndak pernah basi siyyh hehehe..tapi apa ya kita ndak muak dihujani novel-novel murahan yang ngejual selangkangan doank..

    mulai nulis jga ya mas?

    .:: Nizar Al-Kadiri ::.
    siippp pak..ayo kita sebarkan virus perdamaian

    .:: Emeld ::.
    hehehe kalo blom bisa bekpeking ke Euro ya tunggu 2 tahun lagi ke Afsel..bukankah afrika lebih wild dan menantang dab!!! hehehe..

  15. Wah wah… udah sekian lama baca laskar pelangi tapi blum pernah sekalipun ketemu langsung ma ikal, padahal ke tempat kerjanya sekali jalan aja nyampe. hehehehe
    ternyata lintang memang lintang yah? si super jenius itu masih belum mati.
    MP itu di jogja ya? +ga tau+
    Wah klo adek ku yang di jogja tau pasti dari jam 3 udah dijabanin tuh buat bela2in ikutan
    Nice post, lam kenal ya ^_^

  16. Lintang memang jenius. Jenius kan memang bawaan, jadi nggak bisa dihilangkan (kecuali Allah SWT yg menghilangkannya)
    Hebat tetralogi Laskar Pelangi, saya paling suka Edensor, soalnya menggambarkan keindahan Eropa sih…
    Btw, penasaran sekali nih yg mana Lintang ‘asli’ itu. Kan selama ini dia belum pernah disorot.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s