bunga-bunga mimpi

“bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpimu” – Arai

edensor

sesaat, saya termenung setelah menyelesaikan buku ketiga dari tetralogi kisah itu, kemudian pikiran saya melayang jauh dan mulai berimajinasi..

buku itu mengajari saya bahwa sebenarnya hal-hal besar selalu diawali dengan sebuah mimpi, sebuah mimpi yang bebas, berkelana menembus batas-batas akal, meliuk ke dalam memberikan inspirasi dan semangat ke dalam hati

berawal dari mimpi itu, biasanya sebuah kerja keras dan motivasi akan hadir, kemudian motivasi itu berkembang jadi semangat, kemudian semangat yang kuat dan terus terjaga akan berubah menjadi sebuah tekad, pada akhirnya tekad yang membara itu lah yang akan mengawali sebuah proyek prestisius perwujudan cita-cita

beberapa waktu yang lalu saya sempat berdiskusi dengan seorang ustadz muda yang melejit lewat bukunya “saksikan bahwa aku seorang muslim”, dalam diskusi itu beliau berkata bahwa dalam hidup ini kita harus mempunyai visi dan misi yang jelas, mau jadi apa kita dalam tahun ini, 5 tahun ke depan, 10 tahun ke depan dan seterusnya, beliau mencontohkan dirinya yang menginginkan “dalam usia 25 tahun, saya akan menjadi penulis international best-seller, maka dari itu dari sekarang saya memperkuat bahasa inggris saya, bahasa arab saya, dan hal-hal lain yang diperlukan untuk mencapai semua itu”
kemudian saya bertanya “bukanlah Tuhan telah mengatur semuanya?jadi biarkan saja kita hidup seperti air mengalir”
kemudian ustadz muda itu tersenyum simpul dan berkata “jangan hidup seperti air yang mengalir, karena umumnya air mengalir ke tempat yang lebih rendah, jangan sampai hidupmu seperti itu”

bermimpi, kemudian mengejar mimpi itu, begitu yang ustadz itu ajarkan pada saya

lucu rasanya, selama ini saya menganggap bahwa mimpi itu cuma angan-angan anak kecil, atau hanya bualan kaum-kaum utopia, atau sekedar remeh temeh kehidupan saja..tapi ternyata pada setiap pekerjaan besar pasti diawali dengan sebuah mimpi

taken from ichsanmufti.wordpress.com

mungkin kuncup-kuncup dari mimpi kita itulah yang akan berkembang menjadi bunga-bunga mimpi, yang harumnya menyeruak memberikan kedamaian dan timbulkan semangat di hati, teralirkan ke otak dan terwujudkan lewat derap langkah, berkoalisi sehingga kemudian berkolaborasi menjadi sebuah tekad baja untuk membangkitkan kejayaan negeri ini..

semoga..

“mimpi di hari ini adalah kenyataan di esok hari” – Hasan Albanna

Advertisements

5 thoughts on “bunga-bunga mimpi

  1. loh yang nanya duluan kan aku…fufufu
    “Tit for Tat” mas,
    You give your answer, I’ll give mine ^_____^ v

  2. Sering kali kita mengejar MIMPI

    Seolah – olah impian itu adalah TARGET

    Susah payah penuh pengorbanan mimpi DIKEJAR

    Setelah tercapai kita akan kembali BERMIMPI

    Hidup adalah untuk IBADAH

    Ibadah itu bukanlah BERMIMPI

    Karena ibadah adalah hidup HARI INI

    Memaksimalkan HARI INI dan DETIK INI

    Masa depan adalah MISTERI

    Masa lalu adalah HISTORI

    Mimpi hanya membatasi KEMAMPUAN

    MAKSIMALKAN HARI INI UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK

    http://fusion-kandagalante.blogspot.com

  3. jika mimpi itu tak bisa di kejar,maka apa selamanya kita harus hidup tanpa mimpi?
    bukankah hidup itu sebenarnya juga mimpi?
    yang suatu saat kita pasti terbangun dari tidur abadi?

    -seorang pemimpi yang masih tidur abadi-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s