Godeg-Gedak-Gecak – sebuah riset

Godeg, Gedak, Gecak dan segala jenis variant-nya telah jadi kosakata baru di kalangan anak-anak eks-KOMSI 2003, khususnya bagi mereka yang berkecimpung dan aktif terlibat bergumul dengan eks-9C.

Entah dari mana asalnya istilah ini muncul, diawali dengan doktrin-doktrin istilah-istilah busuk dari opa EGi (yang lebih dikenal dengan nama Delon) seperti “tampang doank”, “delon”, dsb. Berikut penambahan beberapa istilah oleh Dec0 seperti “nempe” dsb akhirnya terciptalah kata GOdeg.

Godeg pada awalnya bisa diartikan sebagai “cambang” – rambut di sekitar telinga hingga jenggot – kemudian sering disalahgunakan pada pemakaian kata “loket godeg” yang bermakna saru, kira-kira gini maknanya, yaitu sebuah loket yang ada godegnya (silakan membayangkan suatu bagian tubuh yang menyerupai deskripsi kata-kata di atas), kemudian karena kata-kata ini cukup menjurus dan mudah untuk disalahgunakan, akhirnya kata “loket” dihilangkan hingga menjadi “godeg” saja.

Kemudian kata “godeg” ini sering diasosiasikan sebagai suatu bentuk perbuatan (kata kerja), sehingga mengalami banyak imbuhan di sana-sini, antara lain :

Imbuhan me- : me- + godeg = menggodek

Imbuhan me- i : me- + godeg + i = menggodeki

Imbuhan ber : ber + godeg = bergodeg

dan sebagainya

dan pada perkembangannya, istilah godeg ini diasosiasikan (lagi) sebagai “perbuatan menggoda, merayu lawan jenis” namun ada juga yang sedikit ekstrim sehingga menganggap pelaku godeg (penggodek) adalah para penjahat kelamin (ini asalnya bukan dari saya loh).

Transformasi godeg menjadi gedak dan gecak kemudian berlangsung karena efek bosan dari penggunaan istilah godeg, jadi secara harfiah, makna godeg, gecak dan gedak sama saja, tergantung pilihan anda saat menggunakannya.

Tetapi kalo mau sedikit dirunut, istilah ini pun tidak hanya terbatas pada makna “perbuatan menggoda, merayu lawan jenis”, istilah ini mengalami banyak penyimpangan (deviasi) dan penggelembungan (inflasi) makna, kalo boleh saya analogikan, istilah “godeg” ini mirip dengan istilah “anu”, anu juga bisa dimaknai secara bermacam-macam, tergantung kalimatnya.

Idem dengan “anu”, godeg pun demikian. Tidak ada batasan yang pas tentang istilah ini, jadi artinya bisa berubah-ubah tergantung penggunaannya pada kalimat. Tetapi pada asosiasi maknanya anu lebih ke arah benda, sedangkan godeg lebih ke arah perbuatan.

Anda bingung dengan penjelasan di atas?keterangan selanjutnya silakan hubungi komunitas pengguna istilah Godeg indonesia, disingkat KPIGI.

Advertisements

9 thoughts on “Godeg-Gedak-Gecak – sebuah riset

  1. hehehe. ente ternyata belom lulus sertifikasi gedak CP* ya? untuk kata kerja irregular dari godeg kan doged. Belom kecantum di tulisan ente tuh.

    *gedak Certified Professional
    (ngambilnya di FGIP-Fachry Gedak Institute Professionals)
    🙂 kabur..!

  2. “perbuatan menggoda, merayu lawan jenis”

    karena “keahlian” inilah ente dapet gelar Raja Godek sedunia…

  3. #crizosaii
    hape numbernya ndak perlu diilangin, biar ntar banyak yang hubungin ente..jangan adek doank huhehehe

    #mee
    hehehe ane memang rajanya, tapi ente dewanya mi ;D

    #alle
    sokk kaisar..padahal ni anak tukang gedak juga..tuh liat ada foto ‘korban’ baru di kamarnya hwahahahaha..;D pisss

  4. secara gitu yaa…,
    disini saya hanya bertindak sebagai pengamat,
    jadi cuman bisa geleng2 kepala doank liat prilaku tercela kalian semua…

    astaghfirulloh…
    tobatlah!

  5. tolong ya…
    utk penulisan nama sodara kita yang satu itu,
    bukan Egi tapi Eggy…he
    biar keren dikitlah,
    kasian lah, masa wajahnya udah “kayak gitu” namanya cuman egi,he…

    kalo penulisan namanya “Eyang Eggy”, kan keren bgt tuh!
    gmn?
    stuju?

  6. #joe black
    oia ralat Eggy bukan Egi..hehehe 😀
    tapi janganlah dikasi “eyang”, kesannya koq feodal banget..mendingan Opa, kliatan nederland banget lah, biar tampang inlander manusia neander itu agak keren dikit huahahaha 😀

    astaghfirullah opa maapin ya opa 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s